About Me

My photo
An Health, Safety, and Environment (HSE) Specialist from Environmental Engineering Dept. of Institut Teknologi Bandung (ITB), Indonesia. Have work experiences for almost 8 years as HSE in varoius company, UPC Renewables Indonesia (Wind Farm), Leighton Contractors Indonesia (Contractors of building, cilvil, and mining), Dynapack Asia (manufacture, food industry). Happy to share the updates or information related to HSE issue, and awareness

Wednesday, September 1, 2010

Secercah Harapan Untuk ENVIRO


"Duit..duit...duit..dan duit"

Sejak pertengahan Bulan Juni 2010, pikiran saya tidak lepas dengan kalimat di atas. Sejak terpilih menjadi Kadiv Humas ENVIRO, saya harus mencari duit untuk kesuksesan kegiatan tersebut. Awalnya saya merasa tertipu karena saya pikir job desk-nya hanya menghubungi pick-up points, mengatur persebaran ENVIRO ke  himpunan dan unit. Ternyata saya diharuskan mencari dana juga dibantu anak Badan Keuangan (BK).

Sebenernya, saya tuh paling males cari duit, makanya saya tidak masuk Departemen Badan Keuangan. Namun ini sudah menjadi tanggung jawab saya. Jadi mau tidak mau, saya haru suka dengan pekerjaan tersebut.

Di awal-awal menjabat, saya merasa pesimis, karena beberapa hal :
  1. Jumlah SDM lebih dikit. Tahun lalu, anak-anak humas dibantu oleh sekitar 5 orang anak BK, sekarang hanya 2 orang,
  2. Dilarang ke ANTAM lagi. Beberapa kegiatan HMTL kemaren, sponsor wajib pasti selalu ANTAM, karena salah satu anggota HMTL merupakan anak dari petinggi perusahaan tersebut. Sekarang, Ketua ENVIRO tidak menginginkan kita bergantung dengan mereka lagi. Jadi harus cari sponsor lain, yang berarti mencari sponsor seperti mulai dari titik awal lagi.
  3. Tujuan yang Sama. Beberapa tujuan dari sponsor kami, ada yang sama dengan proker lain. Kesannya kok satu himpunan tapi saingan dalam mencari dana. tapi kegelisahan itu hanya di awal-awal, karena selanjutnya yah jalanin aja.
  4. Nomornya Aneh. Entah kenapa, banyak nomor dari daftar perusahaan yang dikasih ada aja masalahnya, tidak nyambung lah, tidak bisa dihubungi lah. Hal itu, membuat saya makin stress

Namun saya semakin sadar, saya tidak boleh banyak mengeluh, saya harus mengerahkan tenaga dan pikiran demi ENVIRO agar bisa naik cetak di akhir tahun ini. Saya cukup beruntung, memiliki tim yang sedikit karena lebih mudah mengontrolnya. Terimakasih Cakul, Yuli, Tresna, Anis, Ary dan Dara atas kontribusinya.

Hari ini, saya bisa sedikit tersenyum, karena mendapat kabar dari Tresna bahwa FTSL akan menyumbang 2 juta. Wow, angka yang cukup besar. Jadi dana yang telah terkumpul adalah :
  1. FTSL - 2 juta
  2. PHKI - 1 juta
  3. BK - 1,5 juta
  4. PU - 1 juta
  5. Buletin - 500 rb
  6. BNI - 500 rb (Insya Allah)
Sehingga totalnya dapat mencapai 6,5 juta. Semoga benar-benar dapat terrealisasikan. Kalau tidak, saya bisa stress lagi. :(


2 comments:

  1. minta duit aja ama limau diiin, yuk biar cari-cari alesan kesana lagi ahahahaha

    ReplyDelete
  2. hahaha. kape aja ngga di bayar, apalagi ini,, :p

    ReplyDelete